15 Cara Mengatasi Laptop Lemot Agar Lancar Kembali



Ada banyak alasan yang bisa membuat laptop menjadi lemot. Kenali 15 cara mengatasi laptop lemot di artikel ini.

Saat ini pekerjaan bisa dilakukan dimana saja dengan sangat mudah. Anda tidak harus selalu datang ke kantor dan sibuk bekerja di depan meja setiap hari. Kemudahan ini didukung dengan kemajuan teknologi yang memungkinkan Anda untuk dapat bekerja dari jarak jauh hanya dengan menggunakan perangkat laptop. Laptop merupakan perangkat yang membutuhkan perawatan rutin agar dapat digunakan secara optimal. Laptop tidak selalu berfungsi dengan baik, oleh karena itu Anda perlu mempelajari cara mengatasi laptop yang lemot.



Laptop merupakan perangkat elektronik yang memiliki banyak perangkat sensitif di dalamnya. Semua perangkat dapat bekerja dengan baik jika Anda sebagai pengguna memperhatikan kondisi laptop dengan baik dan benar. Agar Anda bisa mengetahui cara mengatasi laptop lemot, artikel ini akan membahas:


Penyebab Laptop Lemot yang Sering Terjadi


  1. Usia Laptop yang Terlalu Panjang
  2. Jarang Membersihkan Bagian Dalam Laptop
  3. Hard Drive Terlalu Penuh
  4. Kapasitas RAM tidak mencukupi
  5. Prosesor Tidak Kuat Menjalankan Program Berat

5 Cara Mengatasi Laptop Lambat di Windows 10

  1. Hapus Program yang Tidak Anda Gunakan
  2. Matikan program yang berjalan secara otomatis saat startup
  3. Gunakan antivirus yang ringan
  4. Bersihkan Cache Secara Berkala
  5. Mengubah Pengaturan Daya ke Performa Tinggi

5 Cara Mengatasi Laptop Lambat di Windows 7


  1. Manfaatkan MSconfig untuk Mematikan Program yang Tidak Penting
  2. Lakukan Disk Defragmenter Secara Teratur
  3. Gunakan Fitur Ready Boost di Laptop
  4. Matikan Pengindeksan Sistem yang Aktif
  5. Manfaatkan Program Yang Memiliki Fitur Lite

5 Cara Mengatasi Laptop Lambat Paling Umum


  1. Membersihkan Laptop Secara Berkala
  2. Menambahkan RAM ke Laptop
  3. Menggunakan SSD untuk Mempercepat Performa Laptop
  4. Mengganti Prosesor Tempel
  5. Hindari Mengisi Media Penyimpanan Terlalu Penuh
  6. Lakukan Ini Untuk Mencegah Laptop Lambat

1. Penyebab Laptop Lemot yang Sering Terjadi


Laptop memiliki fungsi yang sangat beragam, Anda dapat dengan mudah menggunakan laptop untuk berbagai keperluan. Mulai dari bekerja, menikmati waktu luang hingga berkomunikasi dengan orang lain dengan mudah. Dengan memiliki laptop akan sangat membantu untuk meningkatkan produktivitas Anda. Saat ini sudah banyak pilihan laptop yang bisa Anda beli dan sesuaikan dengan budget Anda.



Apapun jenis dan merk laptopnya, baik yang memiliki harga mahal maupun murah, laptop merupakan mesin yang harus dirawat dengan baik. Sebuah mesin yang dibiarkan berjalan terus menerus tanpa perawatan apapun bukanlah hal yang baik. Seiring berjalannya waktu, mesin akan mengalami penurunan kemampuan dan membutuhkan tangan manusia langsung agar kinerjanya dapat terjaga dengan baik.



Laptop yang mulai terasa lemot tentunya memiliki banyak penyebab, berikut beberapa penyebab utama laptop mengalami lemot:



1. Usia Laptop Terlalu Panjang


Tidak ada perangkat keras yang dibuat dengan sempurna, karena semuanya memiliki masa pakainya sendiri. Masa pakai setiap perangkat keras dibuat berbeda dan menyesuaikan dengan fungsinya masing-masing. Jika perangkat banyak digunakan dan bergerak, maka masa pakainya juga akan berkurang menjadi lebih pendek.



2. Jarang Membersihkan Bagian Dalam Laptop


Debu akan selalu menumpuk di setiap bagian laptop yang terbuka. Kipas laptop akan menyedot banyak debu dan Anda harus rutin membersihkan kipas dan bagian dalam laptop. Jika debu telah menumpuk terlalu banyak pada kipas dan ventilasi, laptop dapat menjadi lambat dan bahkan rusak jika terlalu panas.



3. Hard disk terlalu penuh


Setiap laptop dilengkapi dengan kapasitas penyimpanan yang berbeda. Laptop modern yang ada saat ini dilengkapi dengan media penyimpanan minimal 500GB. Bagi Anda yang banyak menginstal program dan suka menyimpan berbagai film dan musik, mungkin Anda merasa kapasitas penyimpanan Anda mulai berkurang. Hardisk yang terlalu penuh akan membuat kinerja laptop menjadi lebih lambat dan membuat seluruh proses menjadi lambat untuk dilakukan.



4. Kapasitas RAM Tidak Cukup


RAM atau yang juga dikenal dengan Random Access Memory memiliki fungsi untuk menyimpan sementara beberapa program, terutama saat program sedang dibuka. Semakin penuh kapasitas RAM sebuah laptop, otomatis laptop akan menjadi lambat dan beberapa program mungkin tidak terbuka dengan baik.



5. Prosesor Tidak Kuat Menjalankan Program Berat


Tidak semua prosesor di laptop dirancang untuk menjalankan program dengan kemampuan yang sama. Jika kemampuan prosesor laptop Anda tidak didesain cukup kuat untuk menjalankan suatu program, maka laptop akan lambat bahkan bisa crash.


Agar wfh lancar, lakukan beberapa cara mengatasi laptop lemot yang sudah dibahas sebelumnya. Bagi Anda yang ingin mencari ketenangan pikiran dan produktivitas untuk bekerja dengan lancar, berikut ini pilihan rumah dengan harga maksimal Rp 700 juta di Surabaya yang bisa Anda miliki.


2. 5 Cara Mengatasi Laptop Lambat di Windows 10



Windows 10 adalah salah satu OS terbaru yang dirilis oleh Microsoft. Fitur-fitur di dalamnya juga memudahkan pengguna untuk menjalankan berbagai program dengan mudah. Jika laptop Anda yang memiliki OS Windows 10 mengalami masalah dan lemot, Anda bisa dengan mudah mengikuti cara mengatasi laptop lemot di bawah ini:


1. Hapus Program yang Tidak Anda Gunakan

Saat pertama kali membeli laptop, Anda mungkin menemukan beberapa aplikasi yang sudah terinstal atau lebih dikenal dengan bloatware. Aplikasi-aplikasi tersebut hanya akan membebani dan membuat laptop anda lemot, maka dari itu anda perlu menghapus aplikasi dan program yang tidak digunakan agar laptop berjalan lebih lancar.



2. Matikan program yang berjalan secara otomatis saat startup

Beberapa program di Windows 10 akan berjalan secara otomatis saat laptop dihidupkan. Matikan beberapa program yang berjalan saat startup agar laptop tidak lemot. Buka Task Manager dan pilih tab startup, lalu cek di dalamnya apakah ada program yang membebani proses startup.



3. Gunakan antivirus yang ringan

Tidak sedikit program antivirus akan membuat kinerja laptop menjadi lebih berat. Pilih varian antivirus yang ringan dan tidak akan membebani laptop Anda. Misalnya, saat ini Anda bisa menggunakan antivirus seperti Norton dan BitDefender yang ringan dan tidak memakan banyak resource saat digunakan.



4. Bersihkan Cache Secara Berkala

Cache atau file temporer pada laptop harus dibersihkan secara rutin agar laptop berjalan lebih lancar. Buka File Manager, lalu klik kanan pada gambar di Harddisk Anda (seperti Drive C atau D). Klik Properties lalu arahkan kursor ke tab General dan tekan tombol Disk Cleanup untuk membersihkan cache dan file-file sementara yang menumpuk. 



5. Ubah Pengaturan Daya ke Daya Tinggi ( High Performance )

Windows 10 memiliki fitur pengaturan daya laptop yang dapat membuat kinerja laptop menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Ubah pengaturan daya dengan menekan kanan pada gambar baterai di bilah tugas kanan bawah. Ubah pengaturan daya ke performa tinggi untuk memaksimalkan kemampuan laptop dan mengatasi kelambatan pada laptop Anda

Hindari overclocking laptop lama karena dapat merusak hardware di dalamnya.

3. 5 Cara Mengatasi Laptop Lambat di Windows 7


Windows 7 dikenal sebagai salah satu Sistem Operasi favorit yang sangat digemari banyak orang. Kemampuan dan keseimbangan OS adalah beberapa alasan mengapa OS Windows 7 menjadi favorit. Jika laptop Anda masih mengusung OS dan mengalami pelambatan, maka Anda bisa mencoba cara mengatasi laptop lemot dengan cara berikut ini:


1. Manfaatkan MSconfig untuk mematikan program yang tidak perlu

Berbeda dengan Windows 10, OS Windows 7 tetap membutuhkan kontribusi langsung Anda untuk mematikan program yang berjalan di awal menggunakan perintah MSconfig. Buka Start Menu dan ketik run. Masukkan perintah MSconfig di bidang yang disediakan untuk membuka dan menjalankan perintah. Pilih program mana yang ingin Anda matikan selama proses startup dan perhatikan untuk tidak mematikan program Windows yang sangat penting.


2. Lakukan Disk Defragmenter Secara Teratur

Jika laptop Anda masih dilengkapi dengan Windows 7 maka bisa dipastikan media penyimpanannya sudah lama dan membutuhkan defrag agar isinya tetap tertata dan tertata dengan baik. Proses defrag memakan waktu lama, usahakan dijalankan pada malam hari agar laptop bisa ditinggal semalaman.



3. Gunakan Fitur Ready Boost di Laptop

Cache laptop yang penuh adalah salah satu masalah yang dapat membuat laptop menjadi lambat. Windows 7 memiliki fitur bernama Ready Boost untuk membantu laptop mendapatkan tambahan cache sehingga dapat berjalan lebih lancar. Anda memerlukan flash drive minimal 16GB yang mendukung konektivitas USB 3.0 untuk dapat menjalankan fitur ini.



4. Matikan Pengindeksan Sistem Yang Aktif

Berbeda dengan Windows 10, Windows 7 masih memiliki proses pengindeksan software yang masih belum sempurna. Terkadang proses indexing bisa membuat laptop menjadi beban. Matikan fitur System Indexing pada Windows 7 Anda dengan membuka Start Menu dan mencari Layanan menggunakan fitur pencarian.



Jalankan Layanan dan cari Pencarian Windows di kolom "Nama" dan kemudian klik dua kali di atasnya. Setelah terbuka, ada tab yang disebut Umum dan Anda dapat mematikan fitur pengindeksan dengan menekan tombol nonaktifkan pada jenis startup.



5. Manfaatkan Program Yang Memiliki Fitur Lite

Tidak semua laptop lama memiliki kemampuan untuk menjalankan program terbaru. Anda bisa memanfaatkan program yang memiliki fitur Lite agar bisa digunakan di laptop dengan hardware lama dengan mudah dan tidak lemot.

4. 5 Cara Mengatasi Laptop Lambat Paling Umum



Dibalik peran OS dalam mempengaruhi kinerja laptop, ternyata ada beberapa masalah lain yang bisa menyebabkan laptop menjadi lemot. Di bawah ini adalah beberapa cara paling umum untuk mengatasi laptop yang lambat:



1. Membersihkan Laptop Secara Berkala

Debu yang menumpuk terlalu lama dan menghalangi aliran udara bisa membuat kinerja laptop lesu. Bersihkan laptop dari debu yang ada di dalam laptop secara berkala agar laptop tidak cepat panas dan menjadi lemot.



2. Menambahkan RAM ke Laptop

Pada beberapa tipe dan merk laptop telah disediakan slot RAM yang bisa anda gunakan untuk menambah RAM anda sendiri. Anda dapat menambahkan chip RAM tambahan pada laptop untuk membantu meningkatkan kinerja laptop. Semakin besar kapasitas RAM, semakin banyak program yang dapat Anda jalankan di laptop.



3. Menggunakan SSD untuk Mempercepat Performa Laptop

Laptop lawas biasanya masih mengandalkan harddisk SATA sebagai media penyimpanan. Hard disk memiliki chip yang berputar di bagian dalam yang memiliki kecepatan baca dan tulis yang rendah. Ganti hardisk dengan menggunakan SSD atau Solid State Drive agar performa laptop bisa lebih meningkat lagi karena media penyimpanan SSD tidak memiliki komponen bergerak di dalamnya.



4. Mengganti Prosesor Tempel

Setiap prosesor laptop atau desktop biasanya memiliki pasta yang berfungsi untuk menghantarkan panas ke kipas dan heatsink. Seiring waktu, pasta dapat mengering dan mengurangi kemampuan laptop untuk menghantarkan panas dengan benar. Ganti pengolah pasta secara teratur setidaknya setahun sekali dan gunakan pasta yang memiliki konduktivitas panas yang baik.



5. Hindari Mengisi Media Penyimpanan Terlalu Penuh

Apapun bentuk media penyimpanannya, jika diisi terlalu penuh maka otomatis media penyimpanan akan menjadi lambat. Usahakan hanya mengisi media penyimpanan maksimal 90 persen dari kapasitas yang tersedia untuk memastikan performanya tetap terjaga dengan baik.



5. Lakukan Ini Untuk Mencegah Laptop Lambat




Tidak ada peralatan elektronik yang dibuat dengan sempurna. Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk membeli laptop, Anda harus memperhitungkan semua aspek agar laptop dapat digunakan dalam waktu yang lama. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di atas, ada banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi laptop lemot. Agar masalah tidak berulang, di bawah ini adalah cara yang bisa Anda coba untuk mencegah laptop kembali lemot:



Instal program yang benar-benar Anda butuhkan dan gunakan secara teratur. Program yang tidak digunakan hanya akan membuat laptop menjadi berat.

Hindari mendownload program secara ilegal dari internet karena program tersebut dapat membawa virus dan junkware yang dapat membuat laptop anda menjadi lemot.

Manfaatkan program Cache Cleaner untuk membantu Anda menghapus file-file sementara yang dapat membebani laptop Anda.

Bersihkan laptop secara rutin agar debu tidak menumpuk di bagian dalam laptop.

Itulah 15 cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi laptop lemot agar kembali lancar. Rawatlah laptop Anda dengan baik agar dapat memiliki masa pakai yang lama. Laptop yang tidak terawat akan lebih mudah rusak dan membuat pusing nantinya

0 Comments